-
×
[PR]上記の広告は3ヶ月以上新規記事投稿のないブログに表示されています。新しい記事を書く事で広告が消えます。
-
Lagu Rohani Terbaru 2020 - Tuhan Telah Menetapkan Jalan yang Harus Ditempuh Manusia
Jalan yang Tuhan tuntun kita tak lurus ke atas,tapi jalan berliku penuh lubang.Dia berfirman s'makin berbatu jalannya,s'makin bisa tunjukkan kasih kita.Tak seorang pun bisa buka jalan macam itu,tak seorang pun bisa buka jalan macam itu.Di pengalaman-Ku, Kutempuh banyak jalan yang berbahaya dan berbatu-batu.Aku tanggung derita dan duka yang hebat,tapi ini jalan yang Tuhan pimpin.Jadi Kutanggung semua dan terus berjalan.Ini yang Tuhan tetapkan. Tak seorang pun luput darinya.Ku tak minta berkat apa pun.Yang Kuminta ialah mampu berjalan di jalan yangsesuai kehendak-Nya.Aku tak ingin menempuh jalan yang ditempuh orang lain.Ku pilih jalan 'tuk p'nuhi pengabdian-Ku, jalani sampai akhir.Tuhan tetapkan seb'rapa pun seorang harus mend'rita, sejauh apa m'reka pergi,tak seorang pun bisa bantu yang lainnya.Tuhan tetapkan seb'rapa pun seorang harus mend'rita, sejauh apa m'reka pergi,tak seorang pun bisa bantu yang lainnya,tak seorang pun bisa bantu yang lainnya.dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru"
Rekomendasi: Renungan Harian Kristen membahas topik-topik seperti gadis-gadis yang bijaksana yang menyambut Tuhan, bagaimana diangkat ke dalam kerajaan surga, diselamatkan dan keselamatan penuh, yang membantu Anda mengetahui penampakan dan pekerjaan Tuhan di akhir zaman dan menyambut kedatangan kembali Tuhan Yesus.PR -
Kasih yang Berbeda
Sebuah kesempatan yang tak terduga pada tahun 2011 memungkinkan aku untuk datang ke Brasilia dari Tiongkok. Ketika baru saja tiba, aku diliputi dengan pengalaman-pengalaman yang baru dan menyegarkan serta dipenuhi rasa ingin tahu, dan aku memiliki perasaan yang baik tentang masa depan. Namun setelah beberapa saat, perasaan yang baru dan menyegarkan ini segera digantikan oleh kesepian dan rasa sakit karena mendapati diriku berada di negeri asing yang jauh. Setiap hari aku pulang ke rumah sendirian dan makan sendirian, sambil menatap dinding di sekelilingku hari demi hari tanpa ada seorang pun yang bisa diajak bicara. Aku merasa sangat kesepian, dan kerap menangis dengan diam-diam. Tepat ketika aku merasa sangat tertekan dan tidak berdaya, Tuhan Yesus membawaku ke sebuah pertemuan melalui seorang teman. Melalui Pembacaan firman Tuhan,menyanyikan lagu-lagu pujian, dan berdoa dalam pertemuan-pertemuan, hatiku yang sepi dihibur oleh Tuhan. Aku mengetahui dari Alkitab bahwa langit dan bumi dan segala sesuatu diciptakan oleh Tuhan, dan bahwa manusia juga merupakan ciptaan Tuhan. Aku juga mengetahui bahwa Tuhan Yesus disalibkan demi penebusan umat manusia, bahwa Tuhan Yesus–lah yang menebus kita dari dosa, dan bahwa Dialah satu-satunya Penebus umat manusia. Setelah memasuki hadirat penyelamatan Tuhan, yang lebih besar dari segalanya, aku merasa sangat tersentuh dan bertekad untuk mengikuti Tuhan selama sisa hidupku. Karena itu aku dibaptis pada hari Thanksgiving dan secara resmi menjadi seorang Kristen. Karena aku suka menyanyi, terutama menyanyikan lagu pujian untuk memuji Tuhan, setelah dibaptis, aku secara aktif terlibat dalam pekerjaan bagi gereja dengan menjadi anggota paduan suara. Oleh bimbingan dan berkat Tuhan, aku hidup dalam kedamaian dan kebahagiaan. Setiap kali aku menghadiri pertemuan atau memuji Tuhan dalam ibadah, aku merasa penuh dengan semangat.Namun masa-masa indah tidak berlangsung selamanya, dan ketika aku memasuki barisan pelayanan gereja, secara berangsur-angsur aku mulai melihat bahwa saudara-saudari di gereja di luarnya tampak saling memperhatikan dan menjaga, dan mereka semuanya tampak rukun satu sama lain, tetapi sebenarnya semua yang mereka katakan dan lakukan adalah demi kepentingan mereka sendiri. Mereka tidak ingin menanggung kerugian secara pribadi ketika melakukan pekerjaan pelayanan gereja, dan sering bergosip di belakang satu sama lain tentang siapa yang berbuat lebih banyak dan siapa yang berbuat lebih sedikit. Bahkan pendetanya sangat gila hormat. Dia memperlakukan orang berdasarkan jumlah sumbangan mereka, dan secara khusus menyebutkan tentang sumbangan setiap kali dia berkhotbah. Setiap kali dia datang ke sebuah pertemuan, masalah yang paling diperhatikan pendeta adalah apakah orang memberikan sumbangan atau tidak, dan berapa banyak yang mereka berikan, dan dia tidak mau mendengar apa pun tentang kehidupan saudara-saudari. Dia berbicara tentang kasih tetapi aku tidak pernah melihatnya mengambil tindakan nyata. Setiap kali seorang saudara atau saudari mengalami kesulitan, pendeta tidak akan membantu atau mendukung mereka. Namun yang lebih keterlaluan lagi adalah bahwa ia masih juga akan mengkritik orang serta memandang rendah saudara-saudari yang tak berdaya dan tidak punya uang itu. Ketika aku melihat situasi ini di gereja, aku kecewa tetapi juga bingung: Bagaimana mungkin gereja telah berubah menjadi tiada bedanya dengan masyarakat pada umumnya? Perlahan-lahan, aku kehilangan kasih dan iman yang telah kumiliki pada awalnya, dan aku tidak lagi berpartisipasi dengan begitu aktif ketika aku pergi ke gereja pada hari Minggu. Aku bahkan tidak ingin bernyanyi. Setiap minggu ketika aku pergi ke gereja, aku akan berdiri di luar minum kopi atau tidur sebentar di bangku gereja. Ketika khotbah selesai, aku akan memberikan sumbangan dan berjalan keluar, dan aku akan selalu pergi dengan perasaan sedih dan tak berdaya di hatiku. -
Lagu Rohani Kristen Terbaru 2020 - Berusahalah Kasihi Tuhan Tak Peduli Seberapa Besar Penderitaanmu
Kau harus tahu besarnya nilai karya Tuhan hari ini.
S'bagian besar orang tidak tahu,
anggap derita tak bernilai:
Ditindas kar'na iman,
ditolak dunia, k'luarga pun ribut,
masa depan s'mua suram, s'mua suram.
Pend'ritaan mereka terlalu banyak
sampai m'reka ingin mati.
Apakah ini hati yang kasihi Tuhan?
Orang s'perti ini tak layak!
M'reka tak bertahan, tiada daya tahan.
M'reka lemah dan payah, tak punya kekuatan.
Kau harus lihat Tuhan tahirkanmu
lewat pemurnian.
Maka bawalah t'rus kesaksianmu
s'lama akhir zaman.
Seb'rapa pun kau derita,
s'lama kau masih bernafas,
tetap setia, pada Tuhan.
Itu kasih sejati, s'buah kesaksian yang kuat.
Tuhan mau manusia kasihi Dia,
tapi m'reka harus makin menderita.
Makin dalam kasihi Tuhan,
makin besar ujian m'reka.
Jika kau kasihi Dia, derita 'kan datang.
Tapi jika tak begitu, mungkin kau hidup baik, hidup baik.
Saat kau mulai kasihi Tuhan,
banyak hal akan jadi sukar.
Pertumbuhanmu masih kecil, maka kau dimurnikan,
tak bisa puaskan Tuhan.
Dengan k'lemahanmu, kau tak akan bisa p'nuhi kehendak-Nya,
kau harus dimurnikan, dimurnikan.
Kau harus lihat Tuhan tahirkanmu
lewat pemurnian.
Maka bawalah t'rus kesaksianmu
s'lama akhir zaman.
Seb'rapa pun kau derita,
s'lama kau masih bernafas,
tetap setia, pada Tuhan.
Itu kasih sejati,
s'buah kesaksian yang kuat,
kesaksian kuat, yeah. Oh, setialah.
-
Nubuat-nubuat Akhir Zaman Telah: Cara Menyambut Kedatangan Tuhan yang Kedua Kali
Oleh Anyuan, FilipinaDua ribu tahun yang lalu, para pengikut Tuhan bertanya kepada Yesus, "Dan apakah tanda kedatangan-Mu, dan tanda kesudahan dunia?" (Matius 24:3). Tuhan Yesus menjawab, "Engkau akan mendengar bunyi-bunyi peperangan dan kabar-kabar tentang peperangan: tetapi janganlah engkau gelisah: karena semua hal ini harus terjadi, tetapi kesudahannya belumlah tiba. Karena bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan: dan akan ada kelaparan, wabah, dan gempa bumi, di berbagai tempat. Semua itu adalah awal dari penderitaan" (Matius 24:6−8). Sekarang, bencana sedang semakin banyak terjadi di seluruh dunia. Gempa bumi, wabah penyakit, kelaparan, perang, dan banjir terjadi satu demi satu. Pada akhir tahun 2019, virus corona jenis baru muncul di Wuhan, Tiongkok. Tingkat penularannya sangat mengkhawatirkan; dalam waktu hanya beberapa bulan, kasus-kasus muncul di seluruh negeri, dan Tiongkok langsung jatuh ke dalam kekacauan. Banyak provinsi, kotamadya, dan desa-desa dikarantina satu demi satu karena jumlah korban yang tewas terus meningkat. Virus ini juga telah menyebar ke lebih dari dua puluh negara lain di seluruh dunia. Selain itu, antara September 2019 dan Januari 2020, kebakaran hutan di Australia menghancurkan lebih dari 5.900 bangunan dan membunuh lebih dari satu miliar hewan. Pada Januari 2020, benua yang sama ini dilanda oleh hujan sangat lebat yang terjadi sekali dalam seabad, menyebabkan banjir yang membunuh banyak makhluk yang hidup di air tawar. Pada bulan yang sama, puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal akibat banjir di Indonesia. Ada juga letusan gunung berapi di Filipina, serbuan belalang terburuk dalam 25 tahun di Afrika, gempa berkekuatan 6,4 di Xinjiang. … Daftarnya terus berlanjut. Nubuat-nubuat Alkitab tentang kedatangan Tuhan kembali telah digenapi. Masuk akal bahwa Tuhan telah datang kembali—jadi mengapa kita belum menyambut kedatangan-Nya? Bukankah kita akan jatuh ke dalam kesengsaraan besar jika ini terus berlanjut? Dan apa yang harus kita lakukan untuk menyambut kedatangan Tuhan?Bagaimana Tuhan Akan Datang?
Banyak orang telah membaca firman ini dalam Alkitab: "Lihatlah, Dia datang dengan awan-awan" (Wahyu 1:7). "Mereka akan melihat Anak Manusia datang di awan-awan di langit dengan kuasa dan kemuliaan besar" (Matius 24:30). Mereka yakin bahwa Tuhan akan datang dengan awan-awan. Namun, mengapa kita belum melihat pemandangan yang seperti itu? Apakah ini satu-satunya cara yang dengannya Tuhan akan datang? Sebenarnya ada satu hal utama yang kita abaikan tentang kedatangan Tuhan. Dalam Alkitab, ada juga nubuat-nubuat tentang Tuhan yang datang secara rahasia, seperti: "Lihatlah, Aku datang bagaikan pencuri" (Wahyu 16:15). "Dan pada tengah malam terdengar teriakan, 'Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya'" (Matius 25:6). "Karena itu hendaklah engkau berjaga-jaga: sebab Anak Manusia akan datang pada waktu yang tidak engkau duga" (Matius 24:44). "Karena sama seperti kilat yang memancar dari satu bagian di bawah langit, bersinar sampai ke bagian lain di bawah langit; demikian juga Anak Manusia saat hari kedatangan-Nya tiba. Tetapi pertama-tama Dia harus mengalami berbagai penderitaan dan ditolak oleh generasi ini" (Lukas 17: 24–25).Referensi Alkitab untuk "bagaikan pencuri" dan "pada tengah malam terdengar teriakan" menunjukkan bahwa ketika Tuhan datang kembali selama akhir zaman, Dia akan melakukannya dengan sangat diam-diam, secara rahasia. Dan mengacu kepada siapakah "Anak Manusia" itu? Seorang "Anak Manusia" pasti dilahirkan dari seseorang, dengan seorang ibu dan ayah, dan dari daging dan darah. Contohnya Tuhan Yesus, Dia berinkarnasi dalam gambar manusia normal yang hidup di antara manusia. Dengan demikian kita dapat melihat bahwa "Anak Manusia" mengacu kepada Tuhan yang berinkarnasi; Roh tidak bisa disebut Anak Manusia. Selain itu, Alkitab juga mengatakan, "Tetapi pertama-tama Dia harus mengalami berbagai penderitaan dan ditolak oleh generasi ini." Ayat Alkitab ini dengan jelas menyatakan bahwa ketika Tuhan datang kembali, Dia akan menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh generasi ini. Kita semua tahu bahwa Tuhan hanya dapat ditolak ketika berinkarnasi dalam daging sebagai Anak manusia, karena Tuhan di dalam daging terlalu biasa dan manusia tidak mengenal Dia; mereka memperlakukan Dia sebagai orang biasa, dan Dia menderita kesukaran besar sebagai akibatnya. Namun, jika seandainya Tuhan menampakkan diri kepada manusia sebagai Roh, entah mereka orang baik atau jahat, orang percaya atau bukan, atau bahkan mereka yang menentang Tuhan, semua akan tersungkur di hadapan Tuhan dalam penyembahan—karena siapakah yang dapat menolak Tuhan? Lalu bagaimana Dia bisa menderita? Ini menunjukkan bahwa Tuhan akhir zaman terlihat bagi manusia sebagai Anak manusia yang berinkarnasi. -
Film Rohani Kristen Terbaru | BANGKIT DARI MIMPI | Mengungkap Misteri Masuk Kekerajaan Surga
Sama seperti kebanyakan orang yang memercayai Tuhan Yesus, Yu Fan mengira bahwa ketika Tuhan Yesus disalibkan, Dia sudah mengampuni dosa-dosa manusia, dia telah dibenarkan melalui imannya, dan selama dia mengorbankan segalanya dan bekerja keras untuk Tuhan, saat Tuhan Yesus kembali dia pasti akan masuk kerajaan surga. Tetapi rekan-rekan sekerjanya membuatnya ragu: Kita telah diampuni dengan percaya kepada Tuhan dan dapat berkorban dan bekerja untuk Tuhan, tetapi kita sering berdosa dan melawan Tuhan. Apa kita benar-benar dapat masuk kerajaan surga dengan cara ini? ... Setelah Yu Fan akhirnya bersekutu dan berdebat dengan saksi-saksi dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, dia akhirnya memahami misteri kedatangan Tuhan dan masuk ke dalam kerajaan surga, dan akhirnya terbangun dari mimpinya ...
Apakah Anda sedang menantikan kedatangan Tuhan Yesus datang di awan-awan? Sebenarnya, Tuhan Yesus sudah datang, tetapi Dia datang secara rahasia, apa yang terjadi? Bagaimana Tuhan Yesus datang?